Fenomena Supermoon Malam ini 2 Januari 2018

Fenomena Supermoon Malam ini

Fenomena Supermoon Malam ini

Fenomena Supermoon Malam ini 2 Januari 2018 – Fenomena Supermoon Malam ini 2018 Fenomena Supermoon Malam ini Fenomena Supermoon nanti malam terbaru hari ini 2018.

Bulan super adalah istilah yang digunakan oleh para astrolog untuk menggambarkan keadaan bulan penuh ketika bulan berada dalam posisi terdekatnya dengan Bumi (apsis/perigee). Istilah ini tidak diterima secara luas, terutama di kalangan ilmuwan. Secara spesifik, bulan super bisa merupakan bulan purnama atau bulan baru, yang jaraknya dengan bumi sekitar 10% atau kurang dari jarak lintasannya dengan bumi. Ketika fenomena ini terjadi, bulan nampak lebih besar dan lebih terang, meskipun perubahan jaraknya hanya beberapa kilometer.

Fenomena bulan super sebelumnya terjadi tahun 1955, 1974, 1992, dan 2005. Pada 19 Maret 2011, bulan super akan mengalami jarak terdekatnya dalam 18 tahun terakhir, dengan prakiraan jarak sekitar 356.577 kilometer (221.567 mi). Pada 19 Maret, fenomena perigee bulan, yang memiliki siklus sekitar 27,3 hari, terjadi bersamaan dengan bulan purnama yang muncul tiap 29 hari. Ketika perigee bulan terjadi bersamaan dengan bulan purnama, permukaan bulan akan tampak 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang dari bulan purnama.

Bulan super kadang dihubung-hubungkan dengan bencana alam, seperti gempa bumi, gunung meletus, dan lain-lain. Itu karena waktu terjadinya bulan super hampir selalu berdekatan dengan terjadinya suatu bencana alam tertentu. Namun, bulan super tidak cukup kuat untuk memengaruhi permukaan tanah ataupun gunung berapi di Bumi, pengaruh dari fenomena bulan super ini di bumi hanyalah naiknya permukaan laut sekitar beberapa inci di beberapa daerah.

Pengaruh fenomena bulan super terhadap peningkatan aktivitas seismik justru terjadi di permukaan bulan sendiri, meskipun efeknya tidak terlalu besar. Ketika berada dalam keadaan bulan super, bulan mengalami gempa. Hal ini terdeteksi oleh instrumen seismologi yang ditinggalkan oleh para astronot Apollo 11 di bulan.

Fenomena Supermoon di langit Indonesia merupakan peristiwa yang istimewa. Momen itu akan kembali terjadi pada awal tahun 2018. Pada saat tersebut, Bulan akan berada pada jarak terdekatnya dari Bumi pada tahun 2018, yaitu sejauh 356.565 km pada pukul 04:48 WIB. Lalu bisa kembali dinikmati pada pukul 09.24 WIB di mana saat itu Bulan dalam puncak fase purnama.

Adapun BMKG memperkirakan supermoon selanjutnya akan terjadi pada akhir bulan Januari, tepatnya 30 hingga 31 Januari 2018. Di mana posisi Bulan berada di perigee (Bulan di titik terdekatnya dari Bumi) dalam jarak 358.993 km pada pukul 16.56 WIB.

Selain itu di awal tahun, akan terjadi pula peristiwa Gerhana Bulan total yang dapat diamati dari seluruh Indonesia dari awal malam hingga tengah malam. “Peristiwa totalitasnya akan terjadi selama satu jam 16 menit yang menyebabkan Bulan akan berwarna merah, jika langit cerah,” tutup Hary.