Hujan Abu dan Pasir Gunung Raung Guyur Banyuwangi Jawa Timur

Hujan Abu dan Pasir Gunung Raung Guyur Banyuwangi Jawa Timur

Informasi berita terbaru Gunung Raung hari ini. Hujan pasir halus berwarna hitam mulai mengguyur Banyuwangi, Jawa Timur sejak pukul 10.00 WIB, Jumat (10/7) kemarin. Dampak dari meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Raung yang terletak di perbatasan Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso dan Jember.

Hujan pasir telah sampai di pos pengamatan gunung api yang ada di Banyuwangi. Terjadi juga hujan abu tipis di beberapa wilayah Banyuwangi, diantaranya Kecamatan Wongsorejo, Kecamatan Kalipuro, dan Kecamatan Licin.

Asap yang tinggi dan abu vulkanik dari Gunung Raung bergerak ke arah tenggara dari lokasi Gunung tersebut berada. Magma cair di bawah kawah Gunung Raung terpantau masih beraktivitas kuat hingga saat ini. Status Siaga masih diberlakukan oleh BNPB di kawasan Gunung Raung. Dalam radius 3 kilometer telah dinyatakan sebagai zona terlarang karena berbahaya bagi masyarakat terkena lava pijar.

Berdasarkan data BNPB, aktivitas vulkanik di Gunung Raung mulai tampak sejak 1902 di mana terdapat kerucut di dasar kawah pada 16 Februari. Aktifitas tersebut terus konstan terjadi pada 1936, 1937, 1938, 1939 dan diikuti dengan letusan abu mulai 1940an. Pada 1944 aliran lava di dasar kawah keluar sejak Januari hingga November. Pada 1953 terjadi letusan pertama kali setinggi 6 kilometer pada Januari hingga Maret dengan abu menyebar dengan radius sampai 200 km. Pada 1956 dengan ketinggian mencapai 12 kilometer pada 19 Februari disertai dengan dentuman selama empat jam. Abu menyebar sampai Bali dan Surabaya. Aktivitas fisik di Gunung Raung terus meningkat.

Tipe letusan Gunung Raung termasuk ke dalam jenis strombolian. Gunung yang termasuk jenis strombolian dikenal memiliki letusan yang mengeluarkan lava cair tipis, tekanan gas sedang, dan disertai material-material padat.

error: Content is protected !!