Hujan Meteor Lyrid di Indonesia 15 – 25 April 2016

Hujan Meteor Lyrid di Indonesia 15 - 25 April 2016

Hujan Meteor Lyrid di Indonesia 15 – 25 April 2016 – Berikut informasi kabar terbaru terkini Hujan Meteor Lyrid di Indonesia nanti malam hari ini tgl 15 – 25 April 2016.

Hujan Meteor Lyrid di Indonesia. Informasi lengkap tentang info astronomi terbaru, hujan meteor lyrid 2016, lyrid meteor shower live stream, penyebab hujan meteor, dampak hujan meteor dan lain lain.

Sebelum pertunjukan hujan meteor Eta Aquarid berlangsung, hujan meteor Lyrid akan lebih dulu menyapa penduduk Bumi. Hujan meteor Lyrid akan memuncak pada 21 April 2016 yang bertepatan dengan Bulan Purnama sehingga meteor-meteor akan redup.

Hujan meteor terjadi saat Bumi melewati area pecahan debu komet ketika mengelilingi Matahari. Ketika kontak dengan atmosfer Bumi, seprihan-serpihan atau debris debu komet tersebut akan terbakar dan tampak sebagai meteor.

Induk dari hujan meteor Lyrid adalah komet C/1861 G1 Thatcher atau biasa disebut komet Thatcher. Sedangkan nama Lyrid sendiri berasal dari konstelasi Lyra, tempat meteor ini seolah-olah muncul. Satu syarat untuk bisa melihat hujan meteor adalah tidak mendung dan tidak hujan. Selain itu langit gelap dibutuhkan untuk pengamatan maksimal.

Dengan adanya Bulan Purnama yang merupakan Micro Moon di malam yang sama, cahaya Bulan yang begitu terang akan meredupkan meteor-meteor kecil pada saat hujan meteor Lyrid. Dari yang seharusnya mencapai intensitas 20-50 meteor per jam, dengan adanya Bulan Purnama maka bisa turun hingga 5-10 meteor per jam saja, atau 1 meteor per 6-10 menit.

Anda tidak butuh teleskop atau binokuler untuk mengamati hujan meteor Lyrid karena pengamatan wajib menggunakan kontak mata langsung, hal ini karena pergerakan meteor terlalu cepat untuk diamati lewat benda-benda optik tersebut, yakni mencapai 50 km/detik. Hujan meteor Lyrid dapat disaksikan di seluruh Indonesia selama langit cerah.

Hujan meteor yang dinamakan hujan meteor Eta Aquarids dan hujan meteor Lyrid akan mulai nampak di langit pada pertengahan April mendatang, tepatnya mulai sekitar tanggal 20 April hingga 21 Mei.

Di Indonesia fenomena ini bisa disaksikan sekitar tanggal 15 hingga 25 April 2016  dengan puncaknya pada 22 sampai 23 April 2016 hanya saja bukan hujan meteor Eta Aquarids, melainkan hujan meteor Lyrid.

Intensitasnya sekitar 12 meteor setiap jamnya. Hujan meteor itu bisa dilihat di wilayah Indonesia. Syaratnya kondisi langit bersih, sehingga bisa dilihat dengan jelas. Arah pancaran meteor ini ada di dekat rasi Lyra yang terbit sekitar jam 21.00 WIB. Ini termasuk hujan meteor langka yang terjadi sekali dalam 415 tahun.

error: Content is protected !!